Bisnis Travel Agent

7 Langkah yang harus dilakukan dalam Membangun Bisnis

7 Langkah yang harus dilakukan dalam Membangun Bisnis

Saat membangun bisnis, jangan hanya ‘asal jalan’, namun pastikan Anda membangun sistem yang bukan sekedar jalan, tapi memastikan bisnis jalan dan tetap jalan meskipun Anda tidak ada didalamnya.

membangun bisnis

Saya contohkan lagi seperti ini,

Misal Anda jualan bakso. Lalu melakukan semuanya serba sendiri dan tak membangun sistem bisnis. Maka ini akan merepotkan terus menerus.

  • Subuh belanja bahan
  • Pagi masak bakso
  • Agak siang, jualan keliling sampai jelang magrib

Begitu terus berulang.

Bayangkan jika penjualnya sakit? Maka jualan baksonya juga sementara ikutan sakit. Dan tentu saja, uang pemasukan juga berhenti sesaat.

Banyak yang saya sarankan membangun sistem tapi alasannya selalu serupa : GAK PERCAYA. 

Mereka kurang percaya kalau jualannya diserahkan ke team. Mereka punya keyakinan, hanya dirinyalah yang mampu. Padahal ini akan merepotkan.. Kalau sakit? Ya sudah bisnisnya berhenti. Ini kenapa sangat penting dalam membangun bisnis anda harus membangun sistem.

Baca Juga : Cara Meledakkan Bisnis Anda menggunakan Marketing Online

Coba perhatikan rumah makan cepat saji seperti : KFC, McD, Hoka-Hoka Bento, Warunk Up Normal, Bakso Boedjangan, Bakso Lapang Tembak Senayan, Es Teller 77, dll. Apakah mereka melakukan semua serba sendiri? Tentu tidak kan?

Apakah mungkin pemiliknya setiap hari giliran dari store 1 ke store lainnya untuk berjualan. Kan gak mungkin? Maka inilah yang dinamakan sistem. Anda membutuhkan sistem dalam bisnis. Sehingga tetap bisa berjalan, walaupun saat Anda sedang sakit.

Lalu apa yang perlu Anda lakukan? Silahkan simak dan catat :

#1 PAHAMI 5 TANGGA BISNIS

Sebelum membuat sistem dan membangun bisnis anda, pahami dulu 5 tangga bisnis. Jadi dalam berbisnis, ada tangga-tangganya yang harus dilalui secara step by step. Ibarat membuat rumah, Anda perlu membangun dari pondasi terlebih dahulu. 5 tangga bisnis ini adalah :

  • Starting. Posisi awal, dimana fokus Anda adalah memulai bisnisnya dan memastikan bisnisnya jalan, walaupun Anda baru sendirian yang handle proses dari A s/d Z. Biasanya memastikan bisnis jalan dan cashflow lancar membutuhkan waktu…
  • Kedua, profiting. Tugas Anda selanjutnya setelah bisnis jalan dan cashflow lancar, memastikan profit Anda meningkat.
  • Ketiga, setelah berjalan lancar dan sudah punya profit yang cukup, barulah sistemasi. Delegasikan pekerjaan ke team.
  • Proses keempat, multiple. Dimana Anda bisa membuka cabang, atau anak bisnis baru. Setelah benar-benar bisnis pertama berjalan lancar, profitnya naik dan tersistem
  • Terakhir, Investing. Inilah masa-masa keemasan. Anda Freedom. Uang yang Anda miliki digunakan untuk investasi ke berbagai lini. Ke bisnis orang lain, ke property, emas, dll

#2 PASTIKAN JALAN DAN PAHAMI PROSES DARI A S/D Z

Anda harus memastikan bisnisnya jalan (tangga bisnis pertama), dan pastikan tidak berhenti ditengah jalan. Karena banyak pebisnis yang mampu memulai, tapi tak sanggup bertahan. Mulailah konsisten, fokus, sabar, nikmati prosesnya. Jangan mau serba instan, yang akhirnya gak kuat dengan proses yang sedikit terjal dan penuh tantangan.

Membangun Bisnis - FB Ads

Saat berproses sampai Anda menghasilkan, pahami alurnya dari mulai produksi, penjualan, menanggapi chat orderan, mengurus web. Walaupun tidak perlu mahir, setidaknya Anda paham alurnya. Produksi bisa kerjasama dengan produsen (vendor), membuat web bisa menggunakan jasa (jika punya budget), atau bisa membuat via jarvis store (mudah & praktis).

Intinya, pahami alur bisnis Anda. Nyemplung jangan setengah-setengah! Pelajari sampai Anda menguasai.

Misal Anda jualan kaos. Walaupun produksi ditempat lain, setidaknya pelajari dan pahami betul bahan kaos ada apa saja, kebutuhan pelengkap kaos apa saja.. Seperti misalnya label, sablon, dll. Pahami juga ukurannya, warna-warnanya, dst.

Dengan memahami begini, Anda akan lebih mencintai bisnis dan lebih mudah disistemasikan. Karena akan terbentuk pola. Dalam menjual kaos itu apa saja yang harus dilakukan A s/d Z. Dari mulai produksi hingga penjualan.

#3 CATAT PROSESNYA

Yang ketiga, catat prosesnya. Jika bisnis Anda sudah jalan, dan memahami prosesnya seperti apa, jangan lupa dicatat alurnya. Misal, produksi seperti apa, dimana produksinya, bagaimana standard produksinya, bahannya pakai apa, lalu posting di media social seperti apa, berapa kali posting dalam sehari, bagaimana menjawab chat yang terbukti menghasilkan, bagaimana cara beriklan hingga menghasilkan, bagaimana cara melariskannya, catat semua jadikan POLA oleh Anda.

#4 CARI TEAMNYA

Jika sudah tercatat pola, tinggal cari teamnya. Pastikan team sesuai kebutuhan. Anda bisa rekrut satu persatu. Di mulai dari team terpenting, seperti CS dulu, kemudian bagian stok gudang, bagian pemasaran, keuangan, dst. Karena sudah tercatat pola, Anda tinggal buat SOP (Standard Operasi dan Prosedur). Jadi team Anda melakukan pekerjaannya sesuai standard yang Anda buat. Bagaimana cara menangani orderan, bagaimana cara bekerjasama dengan produsen, bagaimana caranya menjual, ada standardnya.

Ini semua Anda dapatkan setelah memahami proses dan mencatat proses. Barulah menjadi sebuah SOP, yang bisa di delegasikan ke team.

#5 LATIH DAN BERI TANGGUNG JAWAB

Memang tidak langsung mudah Anda meninggalkan team berjalan tanpa bimbingan. Maka tugas Anda selanjutnya adalah melatih mereka agar bisa melakukan sesuai SOP. Latih mereka sampai benar-benar Anda bisa membiarkannya berjalan. Dan hal yang terpenting adalah : beri tanggung jawab.

Jangan semuanya Anda yang melakukan, cobalah serahkan tugas ke mereka dan berikan tanggung jawab.

Loading...

Misal, Anda membuat program wawancara ekslusif dengan pembeli yang di posting ke Media Social. Tugaskan seperti itu ke team media social. Dan biarkan mereka yang bergerak dan bertanggung jawab. Tanpa panduan, tanpa bimbingan, berikan arahan secara garis besar saja.

Biarkan mereka belajar bertanggung jawab. Walaupun kalau kita yang melakukan sendiri akan selesai lebih cepat karena sudah lebih bisa. Tapi kalau seperti ini terus, kapan team akan belajar menjadi bisa?

Tapi tentu saja, Anda harus sudah memahami proses bisnisnya. Jangan belum apa-apa sudah diserahkan. Anda tutup mata. Akhirnya yang lebih paham adalah team, sementara Anda tak mengerti. Jika omset menurun, Anda gak paham disebelah mana masalahnya. Anda hanya bsia menyalahkan team tanpa mengerti prosesnya.

Storabot

#6 TEPUK PUNDAK MEREKA

Belajarlah tepuk pundak mereka. Jangan selalu menepuk dada sendiri.. “Kalau ga ada aku, gak akan jalan nih…” Mulailah tepuk pundak team dan katakan “Kalau ga ada kalian, ini gak bisa berkembang…”

Berikan kepercayaan (tentu saja, teamnya orang-orang jujur).

Misal Anda akan membuat promo. Cobalah minta pendapat team.. “Menurut kalian ini bagusnya gimana?”. Biarkan mereka menjawab.. Setelah itu, minta mereka untuk melaksanakan pendapatnya tersebut. Kita cukup memantau proses dan hasilnya saja. Jika bagus, ulangi polanya. Jika gagal, revisi dan jadikan pembelajaran.

#7 BERIKAN KESEMPATAN BERKEMBANG

Ini yang terpenting. Sistemasi itu bukan seperti membuat robot yang mau disuruh apa saja dan dijadikan kaki tangan kita. Mereka itu manusia yang juga punya hati, punya nurani, punya keinginan, punya impian juga sama seperti Anda. Mereka bukan kaki tangan yang disuruh untuk wujudkan impian Anda. No!

Jadi berikan kesempatan berkembang.. 

Dalam membangun bisnis, buatlah bisnis Anda menjadi wadah mereka berkembang. Mereka bisa belajar, bersilaturahmi, ada kesempatan naik kariernya. Misal, di Nusa7 Travel saya buat team itu tidak seterusnya bekerja di kelasbos.com. Mereka ada waktunya.. Maksimal kerja 3 tahun, setelahnya silahkan wujudkan impian masing-masing. Dan selama 3 tahun menjadi team Nusa7 Travel silahkan manfaatkan untuk belajar, silaturahmi, bahkan saya bantu support untuk wujudkan impiannya.

Saya tau apa impian team satu persatu. Ada yang ingin jadi pengusaha juga, ada yang ingin menjadi penulis, macam-macam. Makanya setiap minggu selalu ada pertemuan.. Kantornya dekat dengan rumah saya, sehingga sering ketemu, belajar di rumah saya. Atau sama-sama ikut kajian, baca buku, nonton, dst. Untuk berkembang sama-sama. Akhirnya dalam membangun bisnis anda bisa berbagi keberkahan ke banyak orang.

Buat apa sukses sendiri? Gak enak..

Dengan begini, team jadi merasa “Saya melakukan yang terbaik untuk kelas bos, karena ini juga untuk masa depan saya. Disini ada impian saya juga”. Bukan sebaliknya, mereka melakukan asal-asalan, karena sadar hanya memperkaya pemiliknya. No!

 

Begitulah membangun bisnis…

Memang prosesnya lama. Butuh waktu tahunan dalam membangun bisnis. Saya bisa membuat sistem rapi seperti ini setelah jalan 2 tahun. Sebelumnya? Ya berantakan, sambil dirapihkan…

Tapi setidaknya, ada sesuatu yang sedang dibangun.

Saatnya kita berhalangan, misal keluarga sakit, maka bisnis tetap jalan. Karena sudah ada team yang terlatih dan mereka ‘menikmati’ bekerja bersama kita, melakukan yang terbaik, karena demi impian mereka juga. Bukan sebatas gaji!

Kalau team sudah 3 tahun, mereka keluar donk? Tenang saja.. Kan sudah ada sistem? Karena sudah ada sistem, tinggal rekrut lagi saja! Sesuaikan dengan kriteria yang sudah ada. Orangnya harus : a,b,c,d,e,dst.

Pesan saya :

Sistemasi itu bukan menciptakan robot. Tapi melahirkan orang-orang yang mampu menjalankan bisnis kita dengan penuh tanggung jawab dan mampu mendesain impiannya sendiri. Sehingga dari sistem yang kita buat, banyak lahir manusia-manusia berkualitas. Bukan robot-robot suruhan”.

Share bila anda rasa bermanfaat…

Suka dengan Artikel ini?

Dapatkan Update berbagai Artikel bermanfaat lainnya,

dengan Submit data Anda di bawah ini,

Facebook Comments

One thought on “7 Langkah yang harus dilakukan dalam Membangun Bisnis

Leave a Reply

Keagenan Travel Agent Online