Teknik Jitu Meningkatkan Omset Toko Online, Ini Dia Langkah-Langkahnya…

Orang seringkali bingung, bagaimana sih Teknik Jitu meningkatkan Penjualan & Omset melalui Toko Onlinenya??

Ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk meningkatkan omset sebuah toko online.

Jika kita sering terpaku untuk menggunakan teknik yang sama berulang kali, maka mungkin beberapa tips disini dapat Anda coba, bukan sekedar untuk variasi, tapi sebagai cara yang benar- benar dapat meningkatkan omset toko online Anda. Beberapa teknik dibawah ini bukan hanya membuat Anda kedatangan pembeli baru, namun juga dapat membuat pembeli lama melakukan repeat order dan semakin loyal kepada Anda. Mau coba? Mari kita simak bersama!

toko-online-1
Dapatkan Toko Online Profesional Anda Sendiri GRATIS dengan Klik Gambar

 

1. Diskon Terbatas untuk Toko Online Anda

Siapa sih yang tidak diskon? Percaya atau tidak, walau pun diskon bohong- bohongan marak, tapi trik ini memang tidak pernah basi. Tapi ya Saya sarankan untuk tidak memberi diskon bohong- bohongan, apalagi jika Toko Online Anda memiliki banyak pesaing serupa dengan harga yang tidak jauh berbeda. Tentu saja Anda berhak memberikan peraturan tertentu, seperti misalnya diskon berlaku hanya selamat 3 hari atau bisa juga diskon hanya terbatas untuk 100 pembeli pertama pada bulan April.  Anda juga mengembangkan ide kreatif diskon ini untuk orang- orang tertentu, misalnya diskon spesial 35% untuk pembeli yang berulang tahun pada hari pembelian. Nah, seru kan?

Eitss, sebelum Anda mencoba menggunakan teknik diskon terbatas ini, coba check list dulu point- point yang sebaiknya dipatuhi:
– Produk Anda berkualitas
– Kenali target market Anda, biasanya target market ini sangat baik untuk target pasar kelas menengah
– Pastikan teknik diskon ini diketahui pasar secara luas, karena semakin banyak orang yang mengetahui program diskon terbatas Anda, maka teknik ini akan semakin sukses

 

2. Program Dropship Terbatas, Affiliate dan Reseller

Dropship bukanlah sesuatu yang asing lagi di bisnis online sekarang. Bisnis dropship memang dikenal sangat menggiurkan, karena kita tidak perlu stok barang dan tidak butuh banyak modal, tapi tiba- tiba bisa ikut mereguk untung. Saking banyaknya orang yang mencari program dropship ini, maka peluang program dropship biasanya akan laris manis. Mengapa kita membuat program dropship terbatas? Tentu saja agar program yang kita buat terlihat menarik dan eksklusif, karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan Anda. Dengan cara ini, maka banyak orang akan berebut untuk mendaftar menjadi Dropshipper Anda. Tapi ingat, untuk dapat memberikan program dropship yang terkesan eksklusif ini, sebaiknya Anda juga memastikan bahwa produk Anda cukup berkualitas.

Trik yang sejenis, adalah dengan trik reseller atau #affiliate. Dengan memiliki pasukan reseller dan affiliater maka Anda akan memiliki banyak tangan yang membantu pemasaran toko online Anda. Untuk menggunakan trik ini, pastikan Anda mempermudah siapapun untuk menjadi reseller dan affiliate toko online Anda. Anda juga dapat menggunakan fasilitas pendukung yang membantu mereka untuk lebih mudah menjual produk Anda.

 

3. Produk Gratis

Tidak harus memberikan produk fisik secara gratis jika menurut Anda hal in merugikan atau terlalu banyak mengurangi keuntungan. Untuk program produk gratis ini, Anda dapat memberikan layanan konsultasi gratis, panduan gratis atau e-Book edukatif secara gratis. Di dalam prinsip marketing, semakin banyak Anda memberi, maka semakin banyak pula Anda akan menerima. Hal ini juga sangat berlaku untuk produk yang dijual secara online. Dengan memberikan sesuatu yang gratis, ini calon konsumen akan merasa senang dengan Anda dan lama- lama penasaran dengan produk Anda dan membeli. Jadi bisa saja produk gratis ini adalah pancingan kita, agar konsumen tertarik untuk membeli produk utama kita nanti.

Dimana Kita Dapat Menyebarluaskan Program Jitu Toko Online kita?
*) Sosmed
*) BC BBM
*) Iklan Gratis & Berbayar
*) Forum

 

4. Menggunakan Strategi Upsell dan Paket Penjualan

Strategi Upsel adalah sebuah strategi dimana penjual meyakinkan pembeli untuk membeli  produk dengan paket yang lebih mahal yang terdiri dari pilihan produk yang lebih lengkap. Di  strategi ini, penjual seolah- olah menunjukkan bahwa dengan memilih paket produk tersebut, maka pembeli  mendapatkan lebih banyak manfaat produk dengan total harga yang jauh lebih murah.

Contoh penerapan strategi Upsell ini misalnya ketika Anda sedang makan di restaurant fast food seperti McDonald. Ketika Anda ingin memilih menu nasi dan ayam, maka restaurant tersebut menawarkan makanan dalam bentuk paket A, B,C, dan D. Jika Anda memilih nasi dan dada ayam secara terpisah maka Anda harus membayar Rp 16.000, maka dengan memilih paket A yang terdiri dari nasi, dada ayam dan minuman  soda Anda hanya harus  membayar Rp 20.000. Ketika Anda menyadari bahwa harga minuman tersebut Rp 7.000, maka Anda akan cenderung memilih paket A karena secara total akan menjadi lebih murah.

Strategi ini juga kerap digunakan oleh para internet marketer Indonesia dan internasional. Misalnya ketika mereka menjual eBook, maka mereka menawarkan dua jenis paket yang berbeda.  Paket pertama adalah paket penjualan biasa, sedangkan paket kedua adalah paket penjualan upsell dengan iming- iming tambahan produk lain yang dijual dalam paket hemat.

Anda juga dapat menyiapkan paket penjualan tanpa upsell. Disini maksudnya adalah Anda sengaja membagi produk yang Anda jual ke dalam beberapa paket untuk memudahkan pembeli menerapkan apa yang mereka butuhkan. Untuk penerapannya, biasanya dilakukan oleh toko online yang memiliki banyak produk. Pembagian produk seperti ini akan membuat konsumen mendapatkan apa yang diinginkan dengan harga yang cocok di kantong mereka.

convertic

Secara tidak langsung strategi ini memang dapat meningkatkan omset toko online Anda. Tidak percaya? Anda boleh membuktikannya sendiri.

 

5. Strategi Cross-Selling
Ada up-selling, ada juga cross-selling. Di dalam cross-selling, Anda akan menawarkan produk lain ketika pembeli sudah memilih produk tertentu. Di strategi ini, produk yang ditawarkan bisa berkaitan dengan produk yang dibeli, namun bisa juga tidak berkaitan sama sekali.

Dalam dunia offline, kita bisa dapat mengambil contoh dari yang waralaba Alfamart tawarkan. Ketika konsumen akan membayar produk yang dibelinya di kasir, maka si kasir tersebut tidak lupa untuk menawarkan pulsa atau produk lainnya kepada calon pembeli. Nah, mudah dipahami  kan?

Ketika Anda melakukan penjualan secara online, maka Anda dapat menggunakan strategi upselling ini dengan cara menambahkan widget produk yang terkait. Widget ini lah yang ketika Anda sedang berbelanja online kerap menawarkan produk lain dengan judul “Konsumen yang membeli X produk juga membeli produk berikut ini:”. Anda juga dapat menambahkan widget produk terlaris atau produk promo.

Dengan strategi ini, maka diharapkan orang yang telah membeli  produk tertentu juga melirik produk lain yang ditawarkan. Kalau hal seperti ini terjadi, maka sudah pasti dong omset toko online Anda naik juga? Coba dan buktikan ya.

 

Simple Audience

6. Layanan Terbaik
Pernahkah Anda membeli di toko online, kemudian pas tanya- tanya harga jawabannya sangat simple, ketus dan terkesan tidak menghargai. Kemudian pas Anda sudah memastikan membeli, ternyata si pemilik online shop ini tidak sabaran dan menyuruh Anda cepat- cepat transfer, dan mengancam kalau tidak transfer nama Anda akan di black list? Byuh… byuhh… pasti nyebelin banget kan?

Memang,di dalam dunia toko online ini kita sering menemui customer yang menjengkelkan, tapi  ya.. kita harus bisa menghadapi mereka dengan sebaik- baiknya. Percaya lah bahwa memberikan pelayanan yang terbaik akan membuahkan hasil yang manis. Pembeli akan lari bila customer service toko Anda terlalu galak dan tidak ramah. Alhasil, lari ke toko sebelah deh.

Ketika Anda memiliki customer service untuk toko online, maka sebaiknya dia memenuhi syarat sebagai berikut:
*) Fast Response, artinya dapat melayani dengan cepat
*) Menguasai produk, sehingga dapat memberikan informasi yang tepat mengenai produk tersebut ke calon pembeli
*) Ramah dan sabar dalam menghadapi beragam jenis konsumen

 

7. Layout Toko Online Yang Menarik dan Responsive
Buat toko online Anda sederhana tapi cantik, menarik dan mudah diakses. Meskipun toko online Anda menjual banyak produk, sebaiknya  jangan terkesan terlalu ramai sampai- sampai jadi tidak enak untuk dilihat. Tetap bawa nuansa sederhana dan kemudahan untuk calon konsumen  Anda sehingga mereka tertarik untuk menjelajahi toko online Anda untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan.

Jika toko online Anda hanya menjual sedikit produk atau hanya satu jenis, maka Anda dapat menggunakan konsep minisite. Didalam minisite  ini, biasanya hanya murni ada satu kolom template saja. Dengan konsep satu kolom template atau satu halaman ini, maka konsumen akan mudah membeli karena ia hanya fokus terhadap satu penawaran saja. Desain minimalis ini memang terbukti efektif menjual karena calon konsumen tidak teralihkan dengan teks atau hal lain yang biasanya banyak terlihat di sidebar ( distraction ). Tidak heran, desain seperti ini banyak dipakai oleh para internet marketer.

toko-online1

Klik Gambar untuk Memiliki Toko Online Berpenampilan Keren dan memulainya secara GRATIS!

 

Oh ya ada 5 Fase sebelum Customer Anda menjadi Pelanggan… Apa saja Fase tersebut?? Silakan simak disini :

http://bit.ly/2xdEhh5

 

Selain itu, perhatikan juga apakah layout desain toko online Anda responsive atau tidak. Ingat, semakin banyak pengakses internet kini mengakses kebutuhan mereka lewat smartphone. Dengan desain yang responsive, maka pembeli Anda dapat membeli di toko online Anda dengan sangat mudah.

Semoga Bermanfaat…

 

Suka dengan Artikel ini?

Dapatkan Update berbagai Artikel bermanfaat lainnya,

dengan Submit data Anda di bawah ini,

Facebook Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.