Bisnis Travel Agent

Facebook Edgerank dan Social Media Marketing

Facebook Edgerank. Pernahkah Anda mendengar Facebook Edgerank? Bagi yang mengerti Edgerank, mungkin saat ini sedang membenci benar benda yang satu itu. Edgerank adalah algoritma yang digunakan Facebook untuk menentukan apa yang pengguna Facebook lihat di News Feed mereka. Melalui Edgerank inilah ditentukan posting apa yang akan muncul paling atas, tergerus ke bawah, atau tidak muncul sama sekali.

Facebook Edgerank

Pada dasarnya, Facebook Edgerank terdiri atas tiga unsur utama: Affinity, Weight, dan Time Decay.
Affinity adalah level seberapa sering fans berinteraksi dengan Anda (atau page Anda). Weight adalah banyaknya Shares, Likes, dan komentar yang diterima suatu post. Time Decay adalah selisih waktu seberapa lama suatu post telah diterbitkan.
 
Setelah mengetahui ini, Anda pasti bertanya-tanya bagaimana memanfaatkan ketiga unsur Facebook Edgerank tersebut. Hubze.com melansir fakta yang banyak orang tidak ketahui tentang Edgerank. Pertama adalah tentang pengaruh jenis posting tertentu kepada tiga unsur tersebut. Jika Anda memposting foto, Anda akan mendapat lebih banyak Weight. Sementara itu, posting berupa tautan (link) memiliki lebih sedikit Weight daripada foto, tetapi masih lebih banyak daripada posting status.
 
Kedua, tentang pembobotan beberapa aktivitas di Facebook dalam menentukan output algoritma Edgerank. Jika diibaratkan permainan Rock-Paper-Scissors (suit Jepang), maka Shares akan lebih “bernilai” daripada komentar, komentar akan lebih “bernilai” daripada Like, dan Like akan lebih “bernilai” daripada klik. Oleh karena itu, pastikan posting Anda di-share lebih banyak!

Ternyata Hanya Berkisar 5% Saja Orang yang Melihat Postingan Organikmu.

Betul, Hanya sekitar 5% dari total likers page kamu yang akan melihat postingan page secara organik. Artinya jika fanpage kamu punya 10.000 likers, hanya sekitar 500 orang yang melihatnya secara organik. Bahkan kebanyakan pemilik fanpage mengeluhkan jumlah jangkauan organik mereka tidak sampai 5%. Dan itu terjadi.
Kamu mungkin kesel dengan fakta tersebut, seenaknya banget ga sih Facebook mengubah algoritmanya? apa mereka memang ingin kita membayar untuk memperluas jangkauan fanpage kita? mereka kan emang nyari untung!
Tunggu dulu, sebelum kamu lebih kesal dengan Facebook, mari kita berpikir, Facebook ini ada untuk siapa? Untuk users, bukan untuk marketer. Ada alasan logis dibalik algoritma yang mereka miliki. Facebook ingin menjaga agar users nyaman ketika membuka newsfeed mereka, coba bayangkan kalo di newsfeed kita isinya postingan-postingan dari fanpage, lama-lama newsfeed akan menjadi spamfeed, kalau itu sampai terjadi orang akan males buka Facebook, dan justru Facebook sendiri yang rugi, marketer juga rugi. Oleh karena itu kepentingan terbesar Facebook adalah memelihara agar users betah berlama-lama di beranda Facebook mereka.
Nah, dengan pemahaman yang baru saja kita pelajari, seharusnya kita bisa mengatur cara main kita agar sesuai dengan tujuan kita sebagai marketer dan tetap mengikuti aturan main Facebook. Untuk itulah kita harus membongkar cara kerja algoritma Facebook yang dinamai “EdgeRank”.
Tujuan saya menulis note ini adalah agar kita bisa lebih tahu seluk beluk algoritma EdgeRank sehingga kita bisa melakukan optimasi strategi marketing kita di Facebook.

Apa itu Edge?

Setiap aktifitas yang dilakukan oleh user facebook yang berpotensi menjadi sebuah “story” di dalam newsfeed. Misal, comments, likes, share, dll. Maksud story adalah segala hal yang muncul dalam newsfeed, coba perhatikan newsfeed kamu, pasti kamu pernah melihat story semacam ini, “Budi mengomentari postingan Page A” atau “Joko menyukai Page B” dll. Nah aktifitas Budi dan Joko ini yang disebut dengan “Edge” yang akhirnya memunculkan sebuah “story” ke dalam newsfeed orang-orang yang berteman dengan Joko.

EdgeRank

Secara sederhana, “EdgeRank merupakan algoritma untuk menilai edge-edge mana yang akan dimunculkan di NewsFeed seseorang dan urutannya.”
Kembali ke cerita Budi dan Joko, pertanyaannya, apakah setiap story dari edge Budi dan Joko akan muncul di newsfeed teman-temannya? tentu tidak. Bagaimana Facebook menentukan story mana yang muncul? EdgeRank, itu lah jawaban singkatnya. Apa komponen dari EdgeRank ini? Sebelum saya jabarkan, perlu kita pahami bahwa sebetulanya tidak ada yang tahu persis cara kerja edgeRank, dan setiap users beda-beda, sangat unik, tidak ada kesamaan edgerank antara user A dan user B sehingga newsfeed kita akan jauh berbeda dengan newsfeed teman-teman kita. Pernah coba liat newsfeed teman kita? pasti berbeda kan story yang muncul di newsfeed mereka dengan milik kita? itu karena EdgeRank sangatlah unik.
Akan tetapi, dalam sebuah konferensi Facebook pernah mengungkapkan setidaknya 3 komponen yang membentuk EdgeRank, dan komponen inilah yang akan segera kita bahas.
Facebook-EdgeRank

Komponen EdgeRank

EdgeRank = U W D

  • U = Skor Affinity (tingkat relevansi)
  • W = Weight
  • D = Waktu (time decay)

Komponen Affinity

Skor affinity dipengaruhi oleh interaksi dari users dan teman-teman users (network).
Interaksi Users
1. Interaksi User dengan Pembuat Postingan
Semakin sering kamu berinteraksi dengan teman atau fanpage, baik likes, comment, atau share, semakin sering pula kamu akan melihat postingan-postingan mereka di NewsFeed. Hal ini berlaku sebaliknya, semakin jarang kamu berinteraksi dengan teman atau fanpage, semakin jarang postingan mereka muncul di NewsFeed. Bahkan agar lebih akurat, terkadang Facebook melakukan survey di NewFeed dimana kamu disuruh memilih dari dua postingan, kamu lebih suka yang mana.
2. Interaksi User dengan Jenis Postingan
Coba kamu perhatikan ketika kamu sering melihat postingan jenis video, maka tiba-tiba Facebook seolah-olah paham bahwa kamu lagi suka nonton video. Lalu, ketika kamu scroll NewsFeed, muncul tipe postingan video lain-lainnya. Jadi ketika user sering berinteraksi dengan postingan jenis tertentu, maka dia akan disuguhi lebih banyak postingan jenis tersebut.
Interaksi Jaringan (User’s Network)
Jaringan atau network yang dimaksud adalah orang-orang di Facebook terutama yang memiliki affinity tinggi dengan user tersebut. Biasanya adalah teman-teman kita yang sering berinteraksi dengan kita.
1. Reaksi dari User yang Melihat Postingan
Semakin banyak network yang merespon positif atau berinteraksi dengan postingan, semakin besar kemungkinan postingan tersebut muncul di NewsFeed user.
2. Jumlah Feedback Negatif
Semakin banyak user yang memberikan indikasi negatif, misalnya tidak peduli, jarang yang likes, bahkan sampai report post, semakin kecil kemungkinan postingan itu muncul di NewsFeed, mulai sekarang jangan nyepam ya. Kesel kan kalo kita lihat postingan isinya clickbait, atau link yang tidak akurat.

Komponen Weight

Setiap edge memiliki timbangan sendiri-sendiri, misalnya, comment beratnya lebih besar daripada likes, misalnya juga share lebih berat dibandingkan hanya klik foto. Sayangnya tidak ada yang tahu timbangan pasti untuk masing-masing edge. Kita tidak tahu pasti apakah comment selalu lebih berat dibandingkan likes. Karena sekarang Facebook mulai menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk menilai berat dari edge. Bahkan menggunakan hingga 100.000 factor, wow? gendeng kan, ga heran tiap user punya skor EdgeRank yang beda-beda, ga ada yang sama, padahal pengguna Facebook tersebar di seluruh dunia dengan jumlah yang sangat besar, tapi ga ada yang sama skor EdgeRanknya.
Saya coba kasih gambaran, misalnya saya melakukan comments ke status teman saya Joko, tentu comment saya lebih berat nilainya dibandingkan saya hanya like status Joko. Tapi bisa jadi like saya ke video Budi jauh lebih berat dibandingkan comment saya di status Joko. Bingung? gapapa, karena memang ada ratusan ribu faktor yang menentukan berat edge ini, fokus kita adalah bagaimana kita bisa meningkatkan affinity melalui strategi sosial media kita. Dengan begitu, kita bisa memengaruhi komponen weight ini.

Komponen Waktu

Waktu, seperti halnya sebuah berita. Semakin lama berita itu semakin usang, semakin ketinggalan dan ga relevan. Semakin lama tanggal postingan dibuat, semakin ga muncul di NewsFeed. Sederhana dan masuk akal kan? User melihat newsfeed ingin selalu melihat hal-hal baru yang relevan, itulah juga sebabnya Facebook selalu bertannya, “Apa yang Anda pikirkan?”

Kesimpulan

Kamu sekarang sudah paham bahwa EdgeRank setidaknya terdiri dari 3 komponen, Affinity, Weight dan Waktu. Affinity dipengaruhi sebagian besar oleh Interaksi, Weight dipengaruhi oleh banyak faktor akan jangan khawatir affinity bisa meningkatkan weight edge kita, lalu komponen yang paling mudah kita pahami adalah waktu. Semakin baru semakin bagus untuk user.
Dengan pengetahuan itu, sekarang saatnya kita belajar bagaimaan melakukan optimasi strategi sosial media agar fanpage atau profil kita memiliki nilai EdgeRank yang baik di mata audience yang kita bidik. Kira-kira strategi seperti apa yang akan kamu buat dengan pengetahuan di atas?

Apa selanjutnya?

Selanjutnya adalah tugas kita sebagai facebook fanpage owner untuk menyesuaikan strategi sosial media kita dengan pengetahuan yang baru saja kita pelajari. Kalau kita simpulkan lebih dalam, sebenernya inti agar strategi kita sejalan dengan harapan Facebook menjaga user tetap nyaman di Newsfeed, agar strategi kita semakin bagus di mata algoritma EdgeRank, ada yang bisa jawab?
Intinya adalah MEMAHAMI TARGET AUDIENCE kita dengan kata lain memahami para calon customer kita, baik yang sudah menjadi liker atau belum.
Kita harus memahami kebiasaan, perilaku, hal-hal yang disukai maupun tidak disukai oleh target audience kita. Karena jika kita tidak memahaminya, bukannya mendekatkan calon customer malah menjauhkannya. Setiap strategi yang kita jalankan hanya akan berdampak mendekatnya calon pembeli atau malah justru menjauh, hanya dua itu. Maka pahamilah target audience kita baik-baik.
Beruntung, kita bisa melakukan riset dengan tool yang disediakan oleh Facebook, yaitu audience insight, https://facebook.com/ads/audience-i…. Di sana kita bisa memahami audience setidaknya dengan lebih baik karena kita bisa mengelompokkan mereka berdasarkan usia, gender, aktifitas online mereka, device yang mereka pakai, pekerjaan, dll. Ini tentu sangat penting agar kita bisa memahami perilaku audience dengan parameter di atas sehingga kita bisa menyesuaikan konten apa yang akan kita berikan ke mereka.
Nah, sebetulnya, audience insight itu dulu lebih powerful dengan adanya kolom “Affinity”, affinity ini bisa kita gunakan untuk mengurutkan page-page yang relevan dengan audience yang sedang kita bidik. SAYANGNYA, update baru baru ini, awal tahun 2017, baru kemarin kok, kolom affinity hilang, gemparlah dunia perfacebookan, banyak advertiser yang kebingungan, gimana caranya sekarang dapetin audience yang relevan.
Kabar baiknya, ada kabar baiknya donk, ingat perkenalan kita di atas, kini tool bernama InsightZilla bisa menggantikan audience insight dalam hal menemukan audience yang relevan. Bahkan, hasilnya jauh lebih TAJAM daripada audience insight, InsightZilla menggunakan formula yang diberi nama ZillaRank untuk menemukan page-page yang relevan dengan audience yang kita target. Maknyus banget, toolnya udah dipakai oleh lebih dari 4800 marketers dan masih terus bertambah.
Jadi….Untuk Anda yang menginginkan Target dan Interest Iklan Facebook lebih tajam dan tepat, Anda wajib memiliki Tools Dahsyat ini! Jadi…. Sebelum Iklan Anda makin Bonchos dan Anda kehilangan banyak Uang untuk Testing dan Mencari Target serta Interest yang tepat, segera dapatkan Tool yang dijual Terbatas ini dengan klik Gambar dibawah ini ;
insightzilla-tools-edan

Suka dengan Artikel ini?

Dapatkan Update berbagai Artikel bermanfaat lainnya,

Loading...

dengan Submit data Anda di bawah ini,

Facebook Comments

Leave a Reply

Keagenan Travel Agent Online